Rosan Sebut Gerbong MRT hingga Pesawat Garuda Pacu PMDN Triwulan III

Instran.id – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyatakan penambahan gerbong baru kereta MRT (Moda Raya Terpadu) Jakarta, smelter tambahan milik Amman Mineral Industri, dan pesawat baru Garuda Indonesia menjadi alasan jumlah penanaman modal dalam negeri (PMDN) di triwulan III-2025 meningkat signifikan.

“Buat kami ini suatu hal yang positif. Tentunya ke depannya kalau melihat target yang ada ini kan cukup tinggi, targetnya meningkat setiap tahunnya. Dan kami bekerja keras untuk bisa memastikan bahwa target ini bisa tercapai,” kata Rosan ditemui di Jakarta, Jumat.

Adapun total investasi pada triwulan III 2025 mencapai Rp491,4 triliun dengan porsi PMDN berkontribusi Rp279,4 triliun atau 56,9 persen, sementara penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp212 triliun atau 43,1 persen.

Untuk PMDN di triwulan III meningkat Rp73,4 triliun dibanding periode yang sama secara tahunan (year on year/YoY) yang sebesar Rp198,8 triliun.

Selain itu disampaikan Rosan, pihaknya juga kini sudah menerapkan skema fiktif positif dalam perizinan investasi yang memudahkan investor untuk menanamkan modalnya di Tanah Air.

“Perizinan yang menyangkut beberapa kementerian atau badan lain, itu bisa dikeluarkan oleh kementerian kami sesuai dengan surface level agreement yang sudah disepakati, jadi tidak ada lagi keterlambatan,” kata dia.

Dari aturan baru yang diterapkan ini pihaknya sudah mengeluarkan 132 izin investasi melalui Online Single Submission (OSS).

Sebelumnya, Rosan menyatakan sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya menjadi penyumbang utama investasi triwulan III dengan total penanaman modal Rp62 triliun, selanjutnya pertambangan Rp55,9 triliun, transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp52,6 triliun, jasa lainnya Rp44,3 triliun, serta perdagangan dan reparasi Rp34,5 triliun.

Negara asal investasi asing terbesar didominasi Singapura 3,8 miliar dolar AS, Hong Kong 2,7 miliar dolar AS, China 1,9 miliar dolar AS, Malaysia 10 miliar dolar AS, dan Amerika Serikat 0,8 miliar dolar AS.

Secara kumulatif, realisasi investasi Januari-September 2025 mencapai Rp1.434,3 triliun, naik 13,7 persen (yoy) dan telah memenuhi 75,3 persen dari target tahunan yang mencapai Rp1.905 triliun.

Dari total itu, PMDN berkontribusi Rp789,7 triliun atau 55,1 persen dan PMA Rp644,6 triliun atau 44,9 persen dengan penyerapan tenaga kerja 1,95 juta orang.

 

Sumber: Rosan sebut gerbong MRT hingga pesawat Garuda pacu PMDN triwulan III – ANTARA News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *