Instran.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta agar oknum yang melakukan vandalisme dengan memotong kabel lift di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, ditindak tegas.
“Siapa pun yang melakukan itu, saya minta untuk diambil tindakan dengan tegas. Dan kalau perlu, kalau memang dia pengguna transportasi umum, misalnya, saya minta untuk di-blacklist supaya tidak bisa menggunakan transportasi umum yang ada di Jakarta,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Rabu.
Dia pun mengaku telah meminta jajaran terkait untuk segera melakukan investigasi terkait permasalahan tersebut.
Dia juga menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memberikan tempat bagi pelaku vandalisme.
Sebelumnya, diketahui tindakan vandalisme tersebut terjadi pada Selasa (2/6).
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan, ditemukan sejumlah jaringan kabel listrik lift dalam kondisi terpotong sehingga fasilitas tersebut tidak dapat digunakan oleh masyarakat.
Dia menyebutkan saat ini, Dinas Bina Marga DKI tengah memperbaiki sistem kelistrikan lift di JPO tersebut.
“Dinas Bina Marga saat ini tengah melakukan penanganan dan perbaikan, diharapkan dalam waktu dekat lift dapat kembali berfungsi secara optimal,” tutur Wenny.
Dia turut menyampaikan permohonan maaf lantaran lift JPO Lenteng Agung tidak dapat beroperasi sementara waktu akibat kerusakan pada sistem kelistrikan yang disebabkan oleh tindakan vandalisme.
