Instran.id – PT MRT Jakarta (Perseroda) mengatakan pembangunan ruang multifungsi (extended concourse) Stasiun Bundaran HI MRT Jakarta saat ini mencapai 22 persen.
“Terkait dengan pembangunan pedestrian pejalan kaki di bawah tanah itu, saat ini progresnya kurang lebih sekitar 22 persen, dan kami punya target selesai bulan Juni tahun 2027, tepat lima abad Jakarta,” kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu.
Seperti diketahui, PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan revitalisasi area Stasiun Bundaran HI menjadi ruang multifungsi atau extended concourse untuk memperkuat integrasi kawasan transit di pusat kota.
Pembangunan extended concourse itu ditargetkan rampung pada pertengahan 2027, bersamaan dengan uji coba rute Bundaran HI-Monas.
Menurut Tuhiyat, proyek tersebut disiapkan untuk menyambut operasional MRT fase 2A sekaligus mendukung perayaan lima abad Jakarta.
Kemudian, MRT Jakarta juga tengah menjalankan proses seleksi mitra usaha yang nantinya akan mengisi area extended concourse tersebut setelah beroperasi.
Proyek itu diharapkan dapat menjadi kawasan baru yang semakin menghidupkan kawasan berorientasi transit atau transit oriented development (TOD) Bundaran HI.
Selain itu, proyek tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik sekaligus memperkuat konektivitas kawasan pusat bisnis Jakarta.
Proyek yang dipimpin oleh PT Integrasi Transit Jakarta senilai Rp148,2 miliar itu ditargetkan rampung pada Juni 2027, bertepatan dengan usia 5 abad Kota Jakarta.
Stasiun Bundaran HI yang kedalamannya mencapai 18 meter di bawah permukaan tanah itu merupakan salah satu stasiun tersibuk pada fase 1 lin utara selatan, dengan rata-rata pelanggan mencapai sekitar 450-500 ribu pelanggan setiap bulan.
Jumlah tersebut diprediksi terus meningkat apabila fase 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran HI-Monas mulai beroperasi pada 2027.
Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru itu juga merupakan bagian dari persiapan operasional fase 2A segmen 2 hingga Kota, yang ditargetkan pada 2029.
