Instran.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatatkan volume penumpang Kereta Cepat Whoosh tumbuh pesat 8,02 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli 2026 seiring melonjaknya kargo udara Jabar.
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati menjelaskan pada periode itu, Whoosh melayani 288 ribu orang, disusul lonjakan signifikan angkutan kargo internasional udara sebesar 91,77 persen yang tercatat mencapai 16,02 ton.
“Lonjakan angkutan barang internasional pada Juli 2026 tersebut didorong kuat oleh pembukaan penerbangan rujukan muatan baru langsung menuju Kuala Lumpur, Malaysia,” ujar Ari di Bandung, Selasa.
Ari juga memaparkan bahwa kebangkitan mobilitas masyarakat terjadi merata di seluruh moda transportasi umum di Jawa Barat sepanjang Juli 2026.
Pada transportasi udara domestik, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 1.021 orang, atau mengalami kenaikan sebesar 5,84 persen dibandingkan Juni 2026.
Sementara, pada moda angkutan kereta api konvensional di wilayah operasional Daop 2 Bandung dan Daop 3 Cirebon, total volume penumpang menyentuh angka 2,46 juta orang.
“Ini mengalami kenaikan 1,01 persen secara bulanan,” ucapnya.
Ari menambahkan pertumbuhan angkutan penumpang dan barang ini mengindikasikan semakin solidnya konektivitas infrastruktur transportasi di Jawa Barat dalam mendukung efisiensi distribusi barang dan mobilitas masyarakat kawasan megapolitan Bodebek.
