Foto: Intran.id
- Pameran The 3rd Indonesia International Bus Exhibition akan diselenggarakan pada tanggal 15 – 17 Mei 2024 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta.
- Institut Studi Transportasi (INSTRAN) yang merupakan lembagaindependent di bidang transportasi yang fokus pada kajian dan kampanye angkutan umum, pejalan kaki, dan keselamatan bertransportasi, memberikan dukungan atas terselenggaranya The 3rd Indonesia International Bus Exhibition oleh Busworld Southeast Asia.
- Ajang kegiatan Busworld 2024 akan menghadirkan pameran bus, khususnya bus listrik yang diharapkan dapat mendorong mobilitas masyarakat menggunakan angkutan umum massal yang lebih ramah lingkungan.
- Pameran ini juga membuka peluang ekspansi industri bus di Indonesia dan ajang unjuk inovasi industri bus tanah air maupun mancanegara.
- Pada kegiatan Busworld 2024, INSTRAN memberikan dukungan mulai dari moderasi webinar, narasumber, sampai dengan kegiatan pameran nantinya.
- INSTRAN memiliki peran penting untuk mengkampanyekan keselamatan baik bagi masyarakat pengguna angkutan umum hingga memberikan saran regulasi kepada pemerintah.
- Fokus INSTRAN pada kegiatan Busworl 2024 adalah menyoroti availability, mobility, safety, and sustainability terkait dengan berkembangnya industri bus listrik di Indonesia.
- Ketersediaan (availability) bus listrik bukan harus dapat dipastikan, bukan hanya soal armada saja melainkan juga kepastian tempat pengisian baterai (charging station).
- Adanya bus listrik diharapkan dapat mendukung kebutuhan armada angkutan umum massal yang berkembang tidak hanya di Jakarta tetapi di berbagai daerah di Indonesia sehingga meningkatkan minat masyarakat untuk bermobilitas (mobility) dengan angkutan umum yang lebih ramah lingkungan.
- Keselamatan (safety) menjadi aspek yang mendapatkan perhatian penuh baik dari produsen, pemerintah selaku penyelenggara transportasi, operator yang menjalankan sistem transportasi, hingga masyarakat pengguna.
- Keberlanjutan (sustainability) transportasi menggunakan bus listrik bertujuan untuk memastikan bahwa pemanfaatan bus listrik juga bisa membantu pemerintah untuk mengurangi emisi dari sektor transportasi darat yang selama ini dinilai cukup tinggi.
FACTSHEET
4 KEY REASONS WHY YOU SHOULD BE WITH BUSWORLD SOUTHEAST ASIA 2024
- Indonesia is the biggest market in the Southeast Asia region with +280 million inhabitants who love to travel by bus and coach. Due to the lack of an extensive railway system in and outside the cities, buses and coaches are the means of public transport in the country. A growing market with still lots of business potential!
- Use of public transport is rapidly increasing in Indonesia to counter congestion and air pollution issues. The Ministry of Transportation is heavily investing and promoting the use of new energy vehicles. The government has set a target to put 41,000 electric buses into operation by 2024. The city-owned bus operator-Great Jakarta’s Transjakarta has an ambitious plan to expand its e-bus fleet to 10,000 units by 2030. Business opportunities for the bus and coach industry are up for grabs!
- To improve connectivity and logistics, the Indonesian government is massive building road infrastructure now. The government targets the length of toll roads from 2,386 km to 5103 km by 2024 and 18,800 km by 2030. The length of the Jakarta BRT system will be increased from 431 km to 2,149 km. Indonesia will spend $ 70 bn on toll roads to help connect the most strung-out country by 2024. The market of bus and coach will increase significantly because more people will choose to use public transportation as it is supported by adequate road infrastructure.
- Busworld Southeast Asia is the only B2B exhibition in the region with a pure focus on the bus and coach industry. It’s the ideal platform to launch new products, generate new sales leads, expand your network, receive great media attention, and so much more.
