Foto: Kompas.com
Instran.id – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) mengaku merasa banyak kemudahan saat menggunakan bahan bakar minyak (BBM) yang diproduksi Vivo dibandingkan dengan BBM dari PT Pertamina.
Pengemudi ojol bernama Okto (32) mengatakan, BBM yang diproduksi Vivo cenderung lebih tahan lama dan hemat dibandingkan dengan BBM PT Pertamina.
Okto menuturkan, dengan konsumsi BBM Vivo sebesar Rp 20 ribu-Rp 30 ribu, dirinya bisa bekerja seharian.
“Kalau ojol, sehari enak buat narik, dari pagi misalnya, kalau isi Vivo itu Rp 20 ribu-Rp 30 ribu, bisa keliling Bekasi,” kata Okto kepada Kompas.com di SPBU Vivo Jalan Sultan Agung, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (29/9/2022).
Menurutnya, BBM Vivo lebih irit.
Tak berbeda jauh dengan Okto, pengemudi ojol yang lain yang bernama Rizky (23) mengatakan bahwa konsumsi Pertalite yang dikeluarkan PT Pertamina kini lebih boros pasca kenaikan harga BBM.
“Bahan bakar di Vivo lebih irit. Takarannya juga enggak tahu kenapa lebih pas,” tutur Rizky.
Rizky juga tidak memungkiri penggunaan BBM Vivo jauh lebih irit.
“Tergantung trip (perjalanan dengan penumpang), tapi kalau isi Pertalite, besoknya sudah isi lagi. (Pertalite) lebih boros dari sebelum yang naik,” ujarnya.
Sebelumnya, isu soal konsumsi BBM di SPBU Vivo yang lebih irit dibanding BBM jenis Pertalite milik PT Pertamina ramai dibicarakan masyarakat.
Masyarakat juga membicarakan soal adanya penurunan kualitas pada produk BBM Pertalite yang dijual oleh Pertamina.
Konsumsi Pertalite yang lebih boros bahkan dirasakan oleh masyarakat ketika Pemerintah menaikkan harga BBM subsidi dan non-subsidi PT Pertamina.
