Instran.id – Pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan transportasi darat menjelang arus mudik Lebaran 2026. Hal ini dilakukan sebagai respons atas perkiraan lonjakan mobilitas masyarakat yang mencapai 143,9 juta orang selama periode mudik.
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub telah menyiapkan serangkaian kebijakan, termasuk inspeksi keselamatan armada bus dan penyediaan program mudik gratis.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyatakan bahwa peningkatan pergerakan masyarakat memerlukan pengaturan transportasi yang komprehensif.
Program Mudik Gratis dan Pembatasan Motor
Kemenhub juga membuka program mudik gratis guna mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.
“Selain itu, Kemenhub juga membuka kuota mudik gratis dengan harapan mengurangi pemudik dengan sepeda motor melalui program mudik gratis dengan kuota 110.112 orang dengan bus, kereta api dan kapal laut dan 12.140 sepeda motor yang diangkut dengan truk dan kereta api,” ujar Aan.
Perjalanan jauh dengan sepeda motor memiliki risiko kecelakaan yang signifikan. “Hal ini kami upayakan karena berpergian jauh dengan sepeda motor akan sangat potensial menyebabkan terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.
