KAI Perkuat Elektrifikasi Kereta dukung Mobilitas Urban Modern

Instran.id – PT Kereta Api Indonesia memperkuat elektrifikasi perkeretaapian sebagai penggerak utama mobilitas urban modern melalui layanan transportasi yang efisien, ramah lingkungan, andal, dan mampu mendukung pertumbuhan kawasan perkotaan.

“Pertumbuhan mobilitas masyarakat urban dalam satu dekade terakhir mendorong kebutuhan penguatan elektrifikasi perkeretaapian di kawasan metropolitan,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Peningkatan jumlah perjalanan kereta rel listrik (KRL), berkembangnya kawasan permukiman penyangga kota, hingga bertambahnya pusat aktivitas ekonomi membuat kebutuhan pasokan daya listrik menjadi semakin besar untuk menjaga kelancaran operasional perjalanan kereta.

Anne mengatakan elektrifikasi memegang peranan penting dalam sistem transportasi urban modern karena berkaitan langsung dengan kapasitas perjalanan, kestabilan operasional, hingga keandalan sistem persinyalan yang dikelola bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Menurutnya ketika jumlah perjalanan KRL terus meningkat, maka kebutuhan daya listrik juga ikut bertambah sehingga penguatan elektrifikasi menjadi penting untuk menjaga kestabilan operasional perjalanan.

“Termasuk mendukung sistem persinyalan, serta memastikan perjalanan KRL tetap berjalan aman dan andal di lintas dengan trafik yang semakin padat,” ujar Anne.

Berdasarkan riset perjalanan urban dan elektrifikasi perkeretaapian, lanjut Anne, jumlah pengguna KRL meningkat signifikan dalam 10 tahun terakhir dari 257 juta perjalanan pada 2015 menjadi 401 juta perjalanan pada 2025.

Dalam periode tersebut terjadi penambahan lebih dari 140 juta perjalanan masyarakat urban. Pemulihan mobilitas juga berlangsung sangat cepat setelah pandemi, dengan pertumbuhan pengguna mencapai 50 persen pada 2022 dan kembali meningkat 31 persen pada 2023.

Lonjakan mobilitas tersebut turut tercermin dari meningkatnya total perjalanan KRL harian. Pada 2015, jumlah perjalanan KRL tercatat sebanyak 881 perjalanan per hari dan meningkat menjadi 1.063 perjalanan per hari pada 2025.

Bogor Line menjadi lintas dengan frekuensi perjalanan tertinggi mencapai 299 perjalanan per hari, disusul Bekasi Line sebanyak 232 perjalanan dan Serpong Line sebanyak 204 perjalanan.

Kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan kapasitas dan stabilitas sistem operasi yang semakin besar pada lintas-lintas perkotaan dengan trafik padat.

Anne menjelaskan, semakin rapat headway perjalanan maka sistem operasi membutuhkan dukungan elektrifikasi yang semakin kuat dan stabil.

Pasokan daya yang memadai menjadi faktor penting dalam menjaga kinerja perjalanan KRL, termasuk mendukung perangkat persinyalan, gardu listrik, dan pengaturan operasional di lintas padat yang dikoordinasikan bersama DJKA Kementerian Perhubungan.

“Ketika mobilitas urban meningkat sangat cepat, infrastruktur daya perlu diperkuat agar operasional tetap stabil dan risiko gangguan perjalanan dapat ditekan,” jelas Anne.

Riset tersebut, tambah Anne, juga menunjukkan mobilitas urban Jabodetabek telah berkembang menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara dengan total pengguna mencapai 349,3 juta perjalanan pada 2025.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding wilayah urban lainnya seperti Bandung sebesar 18,7 juta perjalanan, Surabaya 16 juta perjalanan, dan Yogyakarta 10,1 juta perjalanan.

“Perkembangan tersebut berjalan beriringan dengan transformasi layanan perkeretaapian urban yang terus didorong,” ucap Anne.

Lebih lanjut Anne mengatakan DJKA Kementerian Perhubungan bersama operator perkeretaapian, juga memperkuat revitalisasi stasiun, integrasi antarmoda, digitalisasi layanan, penguatan konektivitas kawasan strategis, hingga pengembangan pusat mobilitas baru di kawasan metropolitan.

“Sehingga elektrifikasi menjadi bagian penting dalam mendukung seluruh sistem tersebut agar mampu berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” beber Anne.

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5579391/kai-perkuat-elektrifikasi-kereta-dukung-mobilitas-urban-modern

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *