“MTI sebagai perusahaan penyedia layanan pembayaran senantiasa mendukung pengembangan Jakarta yang berkelanjutan sebagai kota global”
Instran.id – PT Mitra Transaksi Indonesia (MTI) atau YOKKE mendukung penerapan sistem pembayaran kartu nirsentuh berbasis Europay, Mastercard dan Visa (EMV Contactless) di MRT Jakarta.
Perusahaan teknologi keuangan bagian dari Mandiri Group tersebut bertindak sebagai salah satu penyedia layanan pembayaran dalam pengembangan sistem tersebut.
CEO MTI Sylvia Novieta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan penerapan EMV Contactless menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan pembayaran yang aman dan inovatif.
Menurut dia, kemudahan transaksi tersebut diharapkan mendukung mobilitas masyarakat serta wisatawan mancanegara sekaligus meningkatkan konektivitas Jakarta dengan kota-kota global lainnya.
“MTI sebagai perusahaan penyedia layanan pembayaran senantiasa mendukung pengembangan Jakarta yang berkelanjutan sebagai kota global,” ujarnya.
Penerapan pembayaran nirsentuh di MRT Jakarta melibatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Mastercard, Visa dan MTI.
Sistem tersebut disebut sebagai penerapan pembayaran kartu kredit nirsentuh pertama pada layanan transportasi publik di Indonesia.
Dengan diterimanya pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh EMV di seluruh stasiun MRT Jakarta, pemegang kartu kredit Mastercard dan Visa dapat menggunakan kartu pembayaran untuk melakukan perjalanan dari seluruh stasiun MRT Jakarta.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan transaksi nirsentuh tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan transportasi publik yang modern, inklusif, dan mendukung Jakarta menjadi kota global yang tangguh.
Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung visi dan misi Jakarta menjadi kota global yang mendunia dengan tersedianya transportasi umum yang terintegrasi dan inklusif.
“Sehingga dengan demikian, sebagai kota global, Jakarta sekarang ini harus menjadi kota yang sejajar dengan kota-kota yang sudah menerapkan ini, di antaranya adalah Singapura, Tokyo, Shanghai, New York, Kuala Lumpur, Hong Kong, Sydney dan sebagainya,” tutur Pramono.
