Mudik Lebaran 2026, Abdul Hadi: Siapkan Moda Transportasi yang Aman dan Nyaman

Instran.id – Anggota Komisi V DPR RI, Haji Abdul Hadi, meminta pemerintah untuk terus mengelola moda transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurutnya, ada beberapa isu utama yang harus diperhatikan, seperti kemacetan, harga tiket yang tidak terjangkau, serta kelayakan armada moda transportasi.

Haji Abdul Hadi menegaskan bahwa salah satu masalah terbesar di sektor transportasi adalah kemacetan. Ia menyarankan pemerintah untuk menambah jalan fungsional dan menerapkan sistem buka-tutup jalan untuk mengurai kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.

“Kami juga meminta agar jalan-jalan tol yang belum dimanfaatkan, bisa digunakan untuk mengurangi kemacetan,” ujarnya, Senin 2 Maret 2026.

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah kelayakan armada kapal laut, khususnya kapal-kapal penyeberangan (KMP) di NTB. Menurut Haji Abdul Hadi, beberapa KMP seperti KMP Jet dan KMP Mutiar Alas, pada November-Desember 2025 menyebabkan keresahan penumpang akibat kerusakan mesin yang tiba-tiba mati, yang disebabkan oleh usia armada yang sudah tua. Ia mengingatkan agar armada transportasi laut tidak dipaksakan untuk beroperasi jika sudah tidak layak.

 

 

“Ini penting, agar keselamatan penumpang tetap terjamin. Jangan sampai karena keterbatasan armada, kita memaksakan kapal yang sudah tua untuk beroperasi,” kata Haji Abdul Hadi.

Selain masalah armada laut, Haji Abdul Hadi juga mencatat masalah kendaraan angkutan barang yang sering melebihi kapasitas (ODOL). “Kami sedang mengkaji peraturan lalu lintas terkait overload dan over-dimension agar bisa menekan masalah kemacetan dan kerusakan jalan,” jelasnya.

Dalam hal ini, Haji Abdul Hadi juga menyarankan agar pemerintah mempercepat pembangunan jalan, terutama untuk jalur selatan di Lombok yang saat ini sedang dirancang sebagai alternatif transportasi port-to-port dari Lembar ke Kayangan.

Lebih lanjut, Haji Abdul Hadi mengungkapkan bahwa terminal antar-kabupaten provinsi tipe A juga perlu diperhatikan. Ia menekankan pentingnya kenyamanan bagi penumpang, termasuk fasilitas yang memadai seperti tempat istirahat, tempat beribadah, serta fasilitas umum lainnya di terminal. “Kami berharap terminal yang ada bisa berfungsi lebih baik dengan fasilitas yang cukup untuk para penumpang,” ujarnya.

Terkait dengan tingkat kecelakaan transportasi, Haji Abdul Hadi mengapresiasi penurunan angka kecelakaan pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, meskipun ia menyoroti adanya kejadian seperti kecelakaan bus yang remnya blong. “Kecelakaan ini seharusnya bisa dihindari jika armada kendaraan diperiksa secara menyeluruh sebelum dioperasikan,” tambahnya.

Ia berharap, agar kedepannya pemerintah dapat lebih tegas dalam memastikan kelayakan armada, baik itu bus, kapal, pesawat, maupun kereta api, sehingga tidak ada lagi korban jiwa akibat kelalaian.

Masalah lain yang tidak kalah penting adalah subsidi tiket pesawat, terutama selama musim puncak liburan. Haji Abdul Hadi mendukung langkah pemerintah yang memberikan subsidi tiket pesawat pada saat Nataru. Namun, ia berharap pemerintah dapat memberikan subsidi lebih awal dan lebih merata pada musim puncak lainnya agar masyarakat bisa menikmati harga tiket yang lebih terjangkau.

 

 

“Kami juga berharap pemerintah bisa menyiapkan program mudik gratis, baik itu menggunakan kereta api atau bus, untuk mengurangi beban biaya transportasi masyarakat,” ungkapnya.

Haji Abdul Hadi menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pelaksanaan berbagai kebijakan transportasi berjalan dengan lancar. “Kami berharap pemerintah pusat dapat bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terutama dalam hal pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur jalan yang diperlukan,” tuturnya.

Haji Abdul Hadi optimis bahwa dengan adanya sinergi yang baik antara semua pihak, masalah kemacetan dan transportasi di NTB dapat diatasi dengan efektif, dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

“Kami berharap ke depan, pengelolaan transportasi di NTB dan Indonesia pada umumnya bisa semakin baik, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat,” jelasnya.

 

Sumber: https://rri.co.id/mataram/arus-mudikbalik/2228649/mudik-lebaran-2026-abdul-hadi-siapkan-moda-transportasi-yang-aman-dan-nyaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *