Kawasan Pendidikan, Permukiman, dan Wisata Pesisir Dorong Mobilitas Masyarakat Menggunakan Kereta Api di Kota Padang
Instran.id – Pergerakan masyarakat menggunakan kereta api di wilayah Sumatra Barat terus menunjukkan tren yang semakin positif. Di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas perkotaan yang cepat dan efisien, Air Tawar Shelter di Kota Padang berkembang menjadi salah satu titik layanan yang semakin aktif melayani perjalanan masyarakat setiap harinya.
Berdasarkan data KAI, jumlah pelanggan naik dan turun di Air Tawar Shelter selama Januari hingga April 2026 mencapai 134.375 pelanggan. Angka tersebut meningkat 18.901 pelanggan atau 16,37 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 115.474 pelanggan. Kenaikan ini memperlihatkan semakin tingginya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api di kawasan utara Kota Padang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pertumbuhan pelanggan di Air Tawar Shelter menunjukkan adanya perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin mengarah pada penggunaan transportasi publik berbasis rel sebagai bagian dari kebutuhan sehari-hari.
“Air Tawar Shelter berada di kawasan yang sangat dinamis. Aktivitas pendidikan, permukiman, perdagangan, hingga wisata berada dalam satu koridor yang sama. Kondisi tersebut membuat kebutuhan mobilitas masyarakat terus tumbuh dan kereta api menjadi salah satu pilihan perjalanan yang semakin diminati,” ujar Anne.
Secara geografis, Air Tawar Shelter berada dekat dengan kawasan perguruan tinggi dan lingkungan permukiman yang padat aktivitas. Setiap hari, shelter ini melayani pergerakan mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, hingga masyarakat yang bepergian menuju pusat kota maupun kawasan lainnya di Kota Padang. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan sekitar Air Tawar juga berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat yang cukup aktif, terutama pada pagi dan sore hari.
KAI melihat keberadaan shelter seperti Air Tawar memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas masyarakat perkotaan. Dengan akses yang lebih dekat ke lingkungan tempat tinggal dan kawasan aktivitas masyarakat, layanan kereta api membantu masyarakat mendapatkan perjalanan yang lebih praktis serta memiliki kepastian waktu tempuh di tengah kondisi lalu lintas perkotaan yang semakin padat.
Pertumbuhan pelanggan di Air Tawar Shelter juga memperlihatkan semakin kuatnya peran kereta api dalam mendukung aktivitas pendidikan di Kota Padang. Kawasan Air Tawar dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan yang setiap hari dipadati mobilitas mahasiswa dan tenaga pendidik. Kehadiran layanan kereta api memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien bagi masyarakat yang beraktivitas di koridor tersebut.
Selain mendukung aktivitas harian, Air Tawar Shelter memiliki karakter yang unik karena berada dekat dengan kawasan wisata pesisir Kota Padang. Dari area sekitar shelter, masyarakat dapat menjangkau Pantai Padang dan sejumlah titik wisata kuliner yang ramai dikunjungi pada akhir pekan maupun sore hari. Perjalanan menggunakan kereta api di wilayah Sumatra Barat juga menawarkan pengalaman visual yang khas karena pelanggan dapat menikmati perpaduan suasana perkotaan, garis pantai, hingga perbukitan hijau dalam satu lintas perjalanan.
Anne menambahkan bahwa pertumbuhan pelanggan di berbagai shelter dan stasiun wilayah Sumatra Barat menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik berbasis rel. KAI terus melakukan evaluasi layanan agar perjalanan pelanggan semakin aman, nyaman, dan sesuai kebutuhan mobilitas masyarakat modern.
“Transportasi publik memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga produktivitas masyarakat perkotaan. Pertumbuhan pelanggan di Air Tawar Shelter menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi bagian dari ritme aktivitas masyarakat sehari-hari di Kota Padang,” tutup Anne.
