Pelaksanaan PSN Pelabuhan Kilo Dompu Dipacu

“Betul akan ditambah tenaga kerja dan jam kerja”

 

Instran.id – Pelmbangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Laut Kilo di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dipacu setelah sebanyak 617 batang tiang pancang tiba di lokasi untuk mendukung pembangunan fasilitas dermaga laut.

Kepala UPP Kelas III Calabai Dompu Prayitno mengatakan material tiang pancang tersebut tiba di Pelabuhan Kilo menggunakan kapal TB Bening I BG Lautan 1801 dari Surabaya pada Senin (17/8) sekitar pukul 05.00 WITA.

“Kapal TB Bening I BG Lautan 1801 dari Surabaya tiba di Kilo tanggal 17 Agustus 2026 pukul 05.00 WITA dengan muatan tiang pancang sebanyak 617 batang dengan berat 1.576 ton,” katanya saat dikonfirmasi di Dompu, Selasa.

Menurut dia, kedatangan material tersebut menjadi langkah penting untuk melanjutkan pembangunan fasilitas sisi laut Pelabuhan Kilo setelah sebelumnya tahapan pekerjaan menghadapi kendala ketersediaan material konstruksi.

“Kedatangan material tiang pancang tersebut diharapkan mempercepat pembangunan fasilitas dermaga sehingga keseluruhan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target kontrak,” ujarnya.

Sementara itu, progres pekerjaan pada sisi darat telah mencapai 54,168 persen. Dengan tersedianya material tiang pancang, pekerjaan fasilitas sisi laut diharapkan segera dimulai dan dipacu untuk mengejar target penyelesaian proyek.

Prayitno mengatakan percepatan pekerjaan akan dilakukan dengan menambah tenaga kerja dan jam kerja.

“Betul akan ditambah tenaga kerja dan jam kerja,” ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya masih menunggu arahan Bupati Dompu terkait pelaksanaan seremoni peletakan batu pertama pembangunan dermaga.

Perwakilan PT Wijaya Inti Nusa Sentosa (WINS) selaku pelaksana proyek, Peter P, mengatakan pembangunan Pelabuhan Kilo terus dipantau pemerintah pusat melalui laporan perkembangan pekerjaan secara rutin setiap pekan.

“Setiap minggu progres pembangunan ditanyakan dan dilaporkan ke pemerintah pusat. Karena ini proyek strategis nasional, semua pekerjaan harus mengikuti prosedur dan standar yang berlaku,” ujarnya.

Sebelumnya, pengadaan material tiang pancang untuk pembangunan Pelabuhan Kilo sempat menghadapi kendala setelah kapal pengangkut mengalami kecelakaan dan material yang dibawa dilaporkan tenggelam di Perairan Madura.

Kondisi tersebut sempat memengaruhi tahapan pekerjaan fasilitas sisi laut. Namun, setelah material kembali dikirim dan tiba di Pelabuhan Kilo, pembangunan diharapkan dapat segera dilanjutkan.

Proyek pembangunan Pelabuhan Laut Kilo berlokasi di Desa Mbuju, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, dengan nilai kontrak sekitar Rp85,1 miliar.

Proyek tersebut merupakan pembangunan infrastruktur transportasi laut yang dibiayai melalui anggaran pemerintah pusat di bawah koordinasi Kementerian Perhubungan dan dilaksanakan oleh PT Wijaya Inti Nusa Sentosa (WINS) asal Surabaya.

Pekerjaan dimulai berdasarkan kontrak pada 19 Februari 2026 dan ditargetkan rampung 100 persen pada 30 Desember 2026.

Dengan percepatan tersebut, Pelabuhan Kilo diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi laut sekaligus mendukung kelancaran mobilitas barang dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Dompu dan wilayah sekitarnya.

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5700480/pelaksanaan-psn-pelabuhan-kilo-dompu-dipacu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *