Instran.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen meningkatkan kesejahteraan warga pulau melalui revitalisasi layanan transportasi laut yang terintegrasi dengan jaringan manajemen PT Transjakarta.
Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menyambut baik rencana pengembangan transportasi laut di wilayahnya yang akan dikelola oleh PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Langkah ini dinilai sebagai hadiah perayaan lima abad DKI Jakarta bagi warga kepulauan.
“Gubernur Pramono beriktikad baik untuk warga masyarakat yang ada di Kepulauan Seribu sebagai hadiah lima abad DKI Jakarta, salah satunya revitalisasi dan perbaikan terkait layanan transportasi laut,” kata dia di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, rencana pengembangan transportasi laut yang akan dilakukan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) meliputi pemetaan kebutuhan dan kondisi layanan transportasi laut di Kepulauan Seribu.
“Ini bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Kepulauan Seribu,” katanya.
Fadjar mengatakan selama ini masyarakat Kepulauan Seribu telah mendapatkan pelayanan transportasi laut dari Dinas Perhubungan. Namun, ke depan diharapkan terdapat pemisahan fungsi regulator dan operator, dengan Transjakarta ditugaskan sebagai operator.
“Regulasi masih ada di Dishub, akan tetapi operatornya ke depan harapannya bisa dipegang oleh Transjakarta,” katanya.
Fadjar menambahkan kebutuhan peningkatan pelayanan transportasi laut semakin penting karena masyarakat selama ini juga menggunakan kapal ojek dan layanan transportasi lainnya dengan biaya yang relatif tinggi.
“Memang di Kepulauan Seribu ini, yang selama ini dilayani oleh kapal-kapal ojek, bagi warga masyarakat ini biayanya sangat tinggi. Bahkan kalau akhir pekan dan mau akhir pekan, tiket ini juga jumlahnya sangat terbatas,” kata dia.
Fadjar berharap proses pemetaan yang dilakukan Transjakarta dapat menghasilkan solusi terbaik sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing pulau.
“Harapannya nanti kita saling memberikan input dan masukan untuk pelayanan yang memang terbaik terkait transportasi laut yang ke depannya akan dikelola oleh Transjakarta,” kata dia.
Sebelumnya, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai memetakan kebutuhan dan kondisi layanan transportasi laut di Kepulauan Seribu sebagai bagian dari rencana pengembangan angkutan perairan di wilayah tersebut.
Kegiatan pemetaan diawali dengan kunjungan jajaran direksi dan komisaris Transjakarta ke Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, Sabtu.
Kunjungan dilakukan sebagai ajang menyerap aspirasi dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga terkait kebutuhan transportasi laut.
Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan telah mendapatkan mandat dan penugasan dari Gubernur DKI Jakarta untuk menjadi operator angkutan perairan ke Kepulauan Seribu.
Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Ujang Hermawan mengatakan pengembangan transportasi laut di Kepulauan Seribu membutuhkan penanganan yang berbeda dibandingkan transportasi darat.
“Selain melihat keberadaan sarana prasarana dan juga situasi kondisi di Kepulauan Seribu yang berbeda dengan darat, ini ada ciri khas yang unik dan memang perlu penanganan yang profesional,” ujar Ujang.
Dinas Perhubungan selama ini terus berupaya meningkatkan pelayanan transportasi sekaligus sarana dan prasarana pendukung di Kepulauan Seribu, termasuk pelabuhan dan dermaga.
Proses pengembangan layanan transportasi laut tersebut masih membutuhkan sejumlah tahapan penyempurnaan.
