LRT Diharapkan Mampu Kurangi Kemacetan di Jakarta Utara

Instran.id – Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Rudy Saptari Sulesuryana berharap kehadiran moda transportasi LRT yang melayani penumpang dari Stasiun Kelapa Gading menuju Manggarai mampu mengurangi kemacetan di wilayah Jakarta Utara.

“Kehadiran LRT ini diharapkan membangun habbit masyarakat menggunakan transportasi publik,” kata Rudy di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan LRT tersebut ditargetkan mampu mengangkut 60 ribu hingga 70 ribu penumpang setiap hari, sehingga diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi di wilayah Jakarta Utara.

“Kehadiran LRT diharapkan dapat memobilisasi masyarakat beralih menggunakan kendaraan umum,” ujar Rudy.

Sebelumnya, Rudy juga sempat mengikuti uji coba LRT dari Stasiun Kelapa Gading hingga Manggarai pada Kamis (10/9).

LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang lintasan sekitar 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun, yaitu Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Rudy menilai angkutan tersebut sangat efektif dan dapat menghemat waktu perjalanan, yakni hanya 28 menit dari Stasiun Kelapa Gading menuju Stasiun Manggarai.

Menurut dia, LRT tersebut dapat menjadi solusi bagi warga Jakarta Utara yang hendak menuju Jakarta Pusat maupun Jakarta Selatan.

Selain itu, kata dia, LRT itu juga nyaman dan perjalanan dalam masa uji coba berlangsung dengan aman dan lancar.

“Semua menjadi terhubung dengan kehadiran LRT,” ucap Rudy.

Terkait tarif Rp8 yang dikenakan selama masa sosialisasi hingga peresmian, dia memandang kebijakan itu dapat menjadi daya tarik serta membuat warga berpindah moda dari angkutan pribadi menuju angkutan publik.

“Mungkin tarif ini di awal, tapi ini diharapkan menjadi pemicu warga memilih naik angkutan publik,” tutur Rudy.

Sebelumnya, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) melalui anak usahanya LRT Jakarta menggelar uji coba perdana operasional LRT dengan rute Kelapa Gading-Manggarai pada Kamis (10/9).

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan uji coba itu dilakukan secara bertahap, terukur, dan melalui evaluasi berkelanjutan.

Setiap tahapan menjadi bagian dari proses validasi dan penyempurnaan, mulai dari pengujian perjalanan, peningkatan kapasitas layanan, hingga optimalisasi
waktu tunggu kereta.

Seluruh proses tersebut didukung pemantauan terhadap kesiapan sistem, sarana, dan personel, sebagai bagian dari persiapan agar LRT Jakarta dapat memberikan layanan yang aman, nyaman, dan andal ketika memasuki tahap operasional penuh.

Iwan mengatakan Jakpro terus melakukan penyempurnaan pada sejumlah fasilitas pendukung LRT Jakarta, di antaranya akses menuju stasiun, kebersihan area stasiun dan jalur bawah, serta detail arsitektur stasiun.

Penyempurnaan itu dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung dapat menunjang pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pengguna.

Dalam uji coba perdana tersebut, dioperasikan sebanyak dua kali perjalanan pulang-pergi (round trip) dengan menggunakan dua trainset. Perjalanan kereta dimulai pada pukul 14.55 WIB.

Masing-masing perjalanan melayani rute Stasiun Kelapa Gading-Stasiun Manggarai dan kembali ke Stasiun Kelapa Gading.

Selama masa uji coba, LRT Jakarta beroperasi dengan kecepatan maksimum 40 km/jam dan kapasitas layanan maksimal 100 penumpang.

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5735945/lrt-diharapkan-mampu-kurangi-kemacetan-di-jakarta-utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *