Instran.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan bahwa sektor transportasi Jakarta akan menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Menurutnya, perkembangan teknologi, meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi menuntut jajaran Dishub DKI Jakarta untuk terus beradaptasi dan berinovasi.
Demikian disampaikan oleh Budi, dalam acara Lepas dan Sambut Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta, pada Selasa 2 Juni 2026.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi, dan menjunjung tinggi nilai ASN Ber-Akhlak dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Budi.
Sebagai informasi, Budi Awaluddin resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang baru, menggantikan Syafrin Liputo, yang kini mendapat tugas sebagai Wali Kota Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, Syafrin menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Budi. Syafrin mengungkapkan, berdasarkan data rilisan terbaru, saat ini Jakarta berada di peringkat ke-28 tranportasi umum terbaik dunia. Capaian ini dinilai menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.
“Kami berharap bahwa dukungan penuh dari ibu dan bapak, jangan berkurang, speed-nya harus ditambah, karena itu tadi, kita baru ada di peringkat ke-28 dari sisi BRT system atau pengembangan angkutan umum massal jalan. Jadi upaya lainnya masih dibutuhkan. Saya yakin dengan sumber daya yang ada di Dinas Perhubungan, kita mampu mencapai hal-hal yang lebih baik,” kata Syafrin.
Ia menegaskan, seluruh jajaran Dishub DKI Jakarta siap memberikan dukungan penuh kepada Budi Awaluddin, demi menjaga kesinambungan program transportasi di Jakarta. Menurutnya, loyalitas dan sinergi seluruh pegawai Dishub DKI Jakarta menjadi kunci dalam mendorong peningkatan sistem transportasi di Jakarta.
