Instran.id -Transportasi berkelanjutan menjadi salah satu langkah penting menekan emisi karbon di Sulawesi Selatan. Perubahan moda transportasi diperlukan untuk menjaga lingkungan bagi generasi mendatang.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Patarai A. Burhan GS., S.Sos., M.M., saat berbincang di Pro 1 RRI Makassar, Senin 24 Agustus 2026 menjelaskan urgensi perubahan tersebut. Menurutnya, transportasi berkelanjutan harus memperhatikan kebutuhan masyarakat sekarang tanpa mengorbankan generasi berikutnya.
“Transportasi berkelanjutan yaitu pembangunan yang memiliki kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan kemampuan generasi akan datang.” Penjelasan tersebut menegaskan pentingnya mempertimbangkan keberlanjutan dalam pengembangan transportasi.
Patarai menyebut kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber emisi dari sektor transportasi. Secara nasional, kontribusi emisi dari sektor tersebut disebut berada pada kisaran 27 hingga 30 persen.
Kondisi tersebut membuat pengurangan emisi transportasi membutuhkan langkah nyata dan berkelanjutan. Pemerintah mendorong perubahan dari kendaraan pribadi menuju transportasi umum.
Selain perpindahan moda, masyarakat juga didorong beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil. Kendaraan berbasis listrik menjadi salah satu pilihan dalam mengurangi emisi dari transportasi.
Patarai mengatakan perubahan tersebut membutuhkan edukasi untuk membangun pola pikir masyarakat. Pertumbuhan kendaraan disebut mencapai sekitar lima persen setiap tahun, sehingga tekanannya terhadap transportasi semakin besar.
Pemerintah juga memperketat pengujian kendaraan, termasuk pemeriksaan terkait emisi kendaraan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menuju target emisi yang lebih rendah.atarai mengingatkan masyarakat agar menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial. “Mari saya ajak untuk berkomitmen menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial.”
Pesan tersebut disampaikan dalam program Kiprah Sulsel bertema “Transportasi Berkelanjutan Kurangi Emisi”. Dialog menghadirkan Patarai A. Burhan S., S.Sos., M.M., sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan.
