Instran.id – Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan uji coba LRT rute Kelapa Gading-Manggarai berfokus untuk memastikan kesiapan layanan, sumber daya manusia (SDM) hingga fasilitas pendukung lainnya demi kenyamanan pelanggan.
“Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun awareness dan engagement masyarakat terhadap manfaat konektivitas transportasi publik yang semakin terintegrasi di Jakarta,” ujar Iwan dalam keterangan resminya, Kamis.
Pada Kamis, Jakpro bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta LRT Jakarta melakukan uji coba LRT rute Kelapa Gading-Manggarai bersama media.
Dalam uji coba perdana tersebut, LRT Jakarta dioperasikan sebanyak dua kali perjalanan pulang-pergi (round trip) menggunakan dua trainset.
Perjalanan kereta dimulai pada pukul 14.55 WIB. Masing-masing perjalanan melayani rute Stasiun Kelapa Gading–Stasiun Manggarai dan kembali ke Stasiun Kelapa Gading.
Selama masa uji coba, LRT Jakarta beroperasi dengan kecepatan maksimum 40 km/jam dan kapasitas layanan maksimal 100 penumpang.
Tak hanya itu, Jakpro juga melakukan penyempurnaan pada sejumlah fasilitas pendukung LRT Jakarta, meliputi akses menuju stasiun, kebersihan area stasiun dan jalur bawah, serta detail arsitektur stasiun.
Penyempurnaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung dapat menunjang pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pengguna.
LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai memiliki panjang lintasan sekitar 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun, yaitu Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai. Waktu tempuh perjalanan Kelapa Gading–Manggarai sekitar 28 menit.
Perluasan layanan hingga Manggarai diharapkan semakin memperkuat konektivitas transportasi publik di Jakarta, khususnya dengan menghubungkan tiga wilayah kota, yakni Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Kehadiran layanan ini juga ditujukan untuk memberikan alternatif perjalanan yang lebih mudah bagi masyarakat serta mendukung mobilitas yang semakin efisien dan inklusif.
