Trans Semarang Sebut Bus Listrik Hemat Operasional 19 Persen

Instran.id – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, menyebutkan pengunaan armada bus listrik untuk Trans Semarang menghemat operasional sekitar 19 persen dibandingkan dengan penggunaan armada berbahan bakar minyak.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPTD Trans Semarang Haris Setyo Yunanto, di Semarang, Kamis, menyebutkan bus listrik cukup diisi daya sekali untuk daya tempuh 300 kilometer.

Hal tersebut disampaikannya seiring dengan penggunaan 27 bus listrik Trans Semarang yang melayani Koridor 1 rute Terminal Mangkang-Penggaron PP yang baru saja diluncurkan.

“Untuk tipe ‘big bus 12 meter’, khususnya sekali ‘charge’ itu kurang lebih (saya tempuh, red.) di 300 km. Jadi, insya Allah dalam satu hari layanan tidak akan melakukan pengecasan,” katanya.

Ia menjelaskan 27 bus listrik Trans Semarang untuk Koridor 1 itu dioperasikan secara bertahap, dan saat ini baru dua unit yang beroperasi.

“Untuk ‘full’-nya target kita nanti di awal November 2026. Jadi, nanti selama Oktober sampai pertengahan September, setiap minggunya akan tambah minimal tiga unit,” katanya.

Menurut dia, spesifikasi bus listrik untuk Koridor 1 itu memang sengaja dilayani dengan bus “low deck” atau berlantai rendah, bukan “high deck” seperti biasanya.

Ia menjelaskan alasannya adalah bus “low deck” lebih inklusif karena lebih mudah diakses penyandang difabel dengan ketinggian lantai bus yang rendah.

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5756988/trans-semarang-sebut-bus-listrik-hemat-operasional-19-persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *