Instran.id – Tiga layanan Mikrotrans, yaitu JAK 48A, JAK 50, dan JAK 79 diubah rutenya dan mempunyai titik pemberhentian baru sebagai upaya Transjakarta untuk memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat Jakarta.
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu, menyampaikan bahwa rute JAK 48A (Stasiun Tebet – Karet) dimodifikasi dengan melewati segmen Jalan Tebet Utara Dalam, Jalan Tebet Raya, hingga Jalan Prof. Dr. Soepomo (Saharjo).
Karena itu, cakupan titik henti baru untuk arah Karet melayani titik stop mulai dari SMPN 115 hingga Pal Batu 1.
Lalu, untuk arah Stasiun Tebet, melayani titik bus stop mulai dari Jembatan Merah 1 hingga Wisma Laena Tebet.
Selanjutnya, JAK 50 (Puri Kembangan – Kalideres), rute dimodifikasi untuk memberikan akses langsung bagi masyarakat menuju Stasiun Bojong Indah dan Pasar Bojong Indah.
Cakupan titik pemberhentian baru untuk kedua arah melayani titik penghentian dari Stasiun Bojong Indah hingga Sekolah Al Mukhlisin.
Untuk arah Puri Kembangan, melayani titik bus stop dari Sekolahan Puri Kembangan hingga SLB Pangudi Luhur.
Sementara, Mikrotrans JAK 79 (Rawa Buaya – Komplek Polri Portek), rute dimodifikasi untuk melayani kawasan Terminal Rawa Buaya, Transjakarta Pool Rawa Buaya, Jalan KH. A. Wahab I, Jalan Darma Wanita IV, seberang Simpang Rawa Buaya Bojong Raya, hingga Pool Blue Bird Puri 2.
Oleh karena itu, titik keberangkatan awal dimulai dari Terminal Rawa Buaya.
Ayu mengatakan penambahan titik henti bus dan modifikasi rute ini untuk memberikan kemudahan akses yang lebih terintegrasi penumpang menuju berbagai titik penting, mulai dari kawasan permukiman, pusat aktivitas sosial, hingga simpul transportasi massal.
“Modifikasi rute layanan Mikrotrans ini merupakan komitmen berkelanjutan kami untuk menghadirkan konektivitas yang semakin handal dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” kata Ayu.
Melalui integrasi yang lebih baik dengan simpul-simpul transportasi massal serta pusat aktivitas warga, tambah dia, Transjakarta berharap layanan Mikrotrans dapat menjadi pilihan utama mobilitas harian masyarakat yang aman, nyaman, dan efisien.
