Penerbangan Shenzhen-Jakarta dan Sebaliknya Kembali Beroperasi

Instran.id – Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan pengoperasian kembali penerbangan langsung Shenzhen-Jakarta oleh Shenzhen Airlines diharapkan dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia mencapai 1.054.007 kunjungan pada Januari hingga Agustus 2026, meningkat 16,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 905.002 kunjungan.

“Kehadiran dan pengoperasian kembali penerbangan ini menjadi langkah proaktif dalam mengakomodasi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Kami berharap, beroperasinya kembali rute ini dapat menarik lebih banyak wisatawan mancanegara ke Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Ni Made dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Penerbangan langsung Shenzhen-Jakarta kembali beroperasi dengan kedatangan perdana di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (20/10).

Kemenpar menilai ketersediaan penerbangan langsung berperan penting dalam memperluas akses wisatawan menuju Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata nasional di pasar internasional.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar Yulia mengatakan Jakarta merupakan salah satu pintu masuk utama wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia, selain Bali.

Dengan demikian, pengoperasian kembali rute tersebut diharapkan memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi wisatawan untuk mengunjungi berbagai destinasi di tanah air.

Penerbangan Shenzhen Airlines dengan nomor ZH161 menggunakan pesawat berkapasitas 162 kursi. Pesawat berangkat dari Bandara Internasional Bao’an Shenzhen pada Senin (19/10) pukul 20.55 waktu setempat dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa pukul 00.55 WIB.

Sementara itu, penerbangan dari Jakarta menuju Shenzhen dengan nomor ZH162 dijadwalkan berangkat pukul 01.55 WIB dan tiba pukul 08.05 waktu setempat.

Layanan penerbangan langsung tersebut beroperasi tiga kali sepekan. Penerbangan dari Shenzhen menuju Jakarta tersedia setiap Senin, Rabu, dan Sabtu, sedangkan penerbangan dari Jakarta menuju Shenzhen beroperasi setiap Selasa, Kamis, dan Minggu dini hari.

Yulia mengatakan peningkatan konektivitas udara tersebut juga berpotensi memberikan manfaat bagi berbagai sektor usaha pariwisata, termasuk akomodasi, transportasi, perjalanan wisata, dan layanan pendukung lainnya.

“Ini peluang strategis yang akan kami manfaatkan untuk memaksimalkan momentum positif tersebut dan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke depan,” ujar Yulia.

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5803905/penerbangan-shenzhen-jakarta-dan-sebaliknya-kembali-beroperasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *