Instran.id – Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah mitra kerja, Rabu (14/10/2026), guna membahas kesiapan transportasi laut menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Ketua Komisi II DPRD Sangihe, Max H. V. Pangimangen, mengatakan, RDP tersebut melibatkan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, pihak keagenan kapal, serta pengusaha mitra pemerintah daerah.
Pembahasan difokuskan pada antisipasi peningkatan jumlah penumpang kapal laut, khususnya pada rute Tahuna-Manado maupun sebaliknya, yang berpotensi mengalami lonjakan menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurut Pangimangen, kesiapan armada kapal menjadi salah satu perhatian utama, mengingat kapasitas transportasi laut perlu diantisipasi agar dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
“Rapat dengar pendapat ini kami lakukan untuk menyikapi kesiapan transportasi laut menjelang Natal dan Tahun Baru, khususnya terkait peningkatan jumlah penumpang pada rute Tahuna-Manado maupun sebaliknya. Kami meminta pihak KUPP, keagenan kapal, dan pengusaha untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan penumpang, termasuk menyikapi keterbatasan armada kapal penumpang,” ujar Pangimangen.
Selain kesiapan armada, Komisi II DPRD Sangihe turut menyoroti aspek keselamatan pelayaran, terutama pengawasan terhadap barang bawaan penumpang yang berpotensi memicu kecelakaan, seperti barang mudah terbakar.
Pangimangen menegaskan, koordinasi lintas instansi diperlukan untuk menjamin kenyamanan penumpang sekaligus memastikan fasilitas dan infrastruktur Pelabuhan Nusantara Tahuna siap mendukung pelayanan selama masa Nataru.
“RDP ini dilakukan untuk mencari solusi agar kenyamanan dan keselamatan penumpang dapat terjamin. Kami juga mengantisipasi adanya barang-barang yang dapat memicu kecelakaan dan mengganggu keselamatan pelayaran. Di sisi lain, kesiapan infrastruktur Pelabuhan Nusantara Tahuna juga perlu dipastikan bersama pihak terkait, termasuk Pertamina dan instansi berwenang lainnya,” katanya.
Melalui RDP tersebut, Komisi II DPRD Sangihe berharap koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, pihak keagenan kapal, dan instansi terkait dapat diperkuat guna mengantisipasi lonjakan penumpang serta memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan.
Dengan demikian, pelayanan transportasi laut pada rute Tahuna-Manado maupun sebaliknya diharapkan dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
